Beranda : Kategori : Hukum : DETAIL BUKU

 

 
 
CARI  

 
 

 

©2000 PT Citra Aditya Bakti
Hak Cipta dilindungi
Undang-undang.
Desain dan perawatan situs
oleh Melsa-i-net

 
Dasar-Dasar Hukum Perdata Internasional Buku Kesatu
Dr. Bayu Seto Hardjowahono, S.H., LL.M.


 

No. ISBN 978-979-491-038-2
Halaman 348 hlm.
Tahun V/2013
Harga Rp 58.000,-
-
Beli Buku ini sebanyak :

Daftar Isi :
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
PRAKATA EDISI PERTAMA
PRAKATA EDISI KEDUA
PRAKATA EDISI KETIGA
PRAKATA EDISI KEEMPAT
PRAKATA EDISI KELIMA
BAB I PENGERTIAN, POLA BERPIKIR YURIDIK DAN MASALAH MASALAH POKOK HUKUM PERDATA INTERNASIONAL
A. PENDAHULUAN
B. BEBERAPA DEFINISI DAN PENGERTIAN POKOK HPI
C. MANFAAT HPI DALAM PENYELESAIAN PERSOALAN-PERSOALAN HUKUM
D. POLA BERPIKIR YURIDIK HPI (DENGAN PENDEKATAN TRADISIONAL)
E. MASALAH-MASALAH POKOK HPI

BAB II SEJARAH UMUM PERKEMBANGAN HPI
A. PENDAHULUAN
B. MODEL-MODEL PENDEKATAN DALAM HPI
C. SEJARAH UMUM PERKEMBANGAN HPI TRADISIONAL
1. Masa Kekaisaran Romawi (abad ke-2-abad 6 SM)
2. Masa Pertumbuhan Asas Personal HPI (Abad 6-10 SM)
D. PERTUMBUHAN ASAS TERITORIAL (ABAD KE-11 DI ITALIA)
E. PERKEMBANGAN TEORI STATUTA
1. Italia (abad 13-15)
2. Perancis (abad 16)
3. Belanda (abad 17-18)
F. TEORI HPI UNIVERSAL (JERMAN ABAD KE-19)

BAB III SEJARAH PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA INTERNASIONAL INDONESIA
A. PENGANTAR
B. RUANG LINGKUP HUKUM PERSELISIHAN
1. Istilah Hukum Perselisihan
2. Conflict of Laws Vs Hukum Perdata Internasional
3. Fungsi Hukum Perselisihan
4. Hukum Antartata Hukum (HATAH)
5. Penjelasan Singkat Sub-Subbidang Hukum Perselisihan
a. Intern
b. Ekstern
6. Faktor Pendorong Tumbuhnya Bidang-Bidang Hukum Perselisihan
a. Hukum Antaradat
b. Hukum Antargolongan
7. Hukum Antaragama
8. Hukum Antawaktu
9. Hukum Antardaerah
10. Hukum Antarwewenang
11. Hukum Perdata Internasional
C. METODE PENDEKATAN HUKUM PERSELISIHAN
1. Titik Taut
a. Titik Taut Primer
b. Titik Taut Sekunder (disebut juga Titik taut Penentu)
2. Kualifikasi
3. Prosedur Penyelesaian Perkara
D. SEJARAH PERKEMBANGAN HUKUM PERDATA INTERNASIONAL DI INDONESIA
E. ASAS-ASAS UMUM HPI DI INDONESIA
1. Status Personal dan Kecakapan Hukum: Hukum dari Tempat Berkewarganegaraan
2. Benda Tetap: Asas Lex Situs
3. Perbuatan Hukum atau Hubungan Hukum: Lex Loci actus
F. KESIMPULAN

BAB IV BEBERAPA PRANATA TRADISIONAL HPI
A. PENDAHULUAN
B. TITIK-TITIK TAUT DALAM HPI
C. KUALIFIKASI DAN TEORI-TEORI KUALIFIKASI HPI
1. Teori Kualifikasi Lex Fori
2. Teori Kualifikasi Lex Causae
3. Teori Kualifikasi Bertahap
4. Teori Kualifikasi Analitis/Otonom
5. Teori Kualifikasi HPI
D. KUALIFIKASI MASALAH SUBSTANSIAL ATAU PROSEDURAL

BAB V DOKTRIN TENTANG PENUNJUKAN KEMBALI
A. BEBERAPA PENGERTIAN POKOK DAN KOMENTARTANG LEMBAGA RENVOI DALAM HPI
B. KASUS-KASUS POKOK DAN KOMENTAR TENTANG PENUNJUKAN KEMBALI (REMISSION)
1. The Forgo Case (1883)
2. Kasus Renvoi dalam Conflict of Laws Amerika Serikat
C. KASUS POKOK DAN KOMENTAR TETANG PENUNJUKAN LEBIH LANJUT (TRANSMISSION)
D. THE FOREIGN COURT THEORY
1. Landasan Teoretis
2. Kasus Annesley (1926)
3. Kasus Duke of Wellington (1948)

BAB VI KETERTIBAN UMUM, KAIDAH-KAIDAH HUKUM MEMAKSA DAN HAK-HAK YANG DIPEROLEH
A. PENDAHULUAN
B. KONSEP KETERTIBAN UMUM DALAM HPI
C. KONSEP KAIDAH HUKUM MEMAKSA (MANDATORY LAWS)
4. KONSEP VESTED RIGHTS DALAM HPI
5. BEBERAPA KESIMPULAN

BAB VII PERSOALAN PENDAHULUAN DAN DEPECAGE
A. PERSOALAN PENDAHULUAN DALAM HPI
B. CARA PENYELESAIAN MASALAH PERSOALAN PENDAHULUAN
C. CONTOH-CONTOH KASUS
D. DEPECAGE

BAB VIII PRINSIP-PRINSIP UMUM HUKUM ACARA PERDATA INTERNASIONAL
A. PENDAHULUAN
B. BEBERAPA PRINSIP HPI TENTANG DASAR PENETAPAN YURISDIKSI FORUM DALAM LITIGASI PERKARA TRANSNASIONAL
C. PERSOALAN-PERSOALAN KHUSUS TENTANG YURISDIKSI EKSTRATERITORIAL
D. ELEMEN-ELEMEN YURISDIKSI FORUM DALAM HPI
E. TREND PERKEMBANGAN HUKUM ACARA PERDATA INTERNASIONAL

BAB IX TEORI-TEORI HPI MODERN
A. POLA PERKEMBANGAN TEORI-TEORI MODERN
B. TEORI STATUTA MODERN
C. TEORI HPI INTERNASIONAL
D. TEORI TERITORIAL
E. TEORI HUKUM LOKAL
F. TEORI ANALISIS KEPENTINGAN NEGARA (THE GOVERNMENTAL INTEREST ANALYSIS THEORY)
G. BEBERAPA VARIAN TEORI ANALISA KEBIJAKAN (POLICY ORIENTED THEORIES)
H. PENDEKATAN THE SECOND RESTATEMENT ON CONFLICT OF LAWS (THE MOST SIGNIFICANT RELATIONSHIP THEORY)
I. PENDEKATAN CHOICE INFLUENCING CONSIDERATIONS
J. TEORI KEADILAN (THE JUSTICE THEORY)

BAB X ASAS-ASAS UMUM HPI DALAM BIDANG-BIDANG HUKUM KEPERDATAAN
A. PENDAHULUAN
B. ASAS-ASAS HPI TENTANG SUBYEK HUKUM
1. Asas Kewarganegaraan
2. Asas Domicile
3. Asas-asas dalam Penentuan Status Badan Hukum
C. ASAS-ASAS HPI DALAM HUKUM KELUARGA
1. Pengertian Perkawinan Campuran
2. Asas-asas Penentuan Keabsahan Esensial Perkawinan
3. Asas-asas Penentuan Keabsahan Formal Perkawinan
4. Asas-asas tentang Akibat Perkawinan
5. Asas-asas tentang Perceraian dan Akibat Perceraian
D. ASAS-ASAS HPI DALAM BIDANG HUKUM KEBENDAAN
E. ASAS-ASAS HPI DALAM HUKUM PERJANJIAN
1. Pendahuluan
2. Pengertian The Proper Law of Contract
3. Asas-asas dan Teori Penentuan The Proper Law of Contract
4. Doktrin-doktrin dalam HPI Inggris
5. Doktrin-doktrin dalam Conflict of Laws Amerika
6. Die Characteristische Leistung Theorie
F. ASAS-ASAS HPI DALAM BIDANG HUKUM TENTANG PERBUATAN MELAWAN HUKUM
G. ASAS-ASAS HPI DALAM BIDANG HUKUM PEWARISAN

BAB XI EKSISTENSI DAN PROSPEK HUKUM PERDATA INTERNASIONAL DI MASA DEPAN
1. PENDAHULUAN
2. HPI PADA DASARNYA BERSIFAT NASIONAL-TERITORIALISTIK
3. HARMONISASI HUKUM PERDATA INTERNASIONAL
4. HARMONISASI HUKUM DAN LEX MERCATORIA BARU-AWAL PERGESERAN FUNGSI HPI
DAFTAR PUSTAKA